Alat gratis · Karokulo Lancar

Kalkulator BEP: hitung kapan usahamu balik modal

Untuk usaha apa pun - kuliner, retail, atau jasa. Masukkan biaya tetap, harga jual, dan biaya per unit - langsung tahu berapa yang perlu kamu jual (dan omzet Rp berapa) supaya balik modal (BEP / titik impas). Gratis, tanpa daftar.

Jenis usahamu

Isi ketiga kolom di atas untuk lihat berapa yang perlu kamu jual supaya balik modal.

Capek hitung ulang tiap harga bahan naik?

Ini hitungan sekali. Padahal BEP-mu berubah tiap harga atau biaya berubah. Karokulo Lancar update BEP-mu otomatis dari penjualan & biaya nyata - kamu nggak perlu buka kalkulator lagi.

Coba gratis 10 hari

Apa itu BEP (Break-Even Point)?

BEP (Break-Even Point) atau titik impas adalah kondisi saat total pemasukan usahamu persis menutup total biaya - belum untung, tapi juga tidak rugi. Tahu angka ini penting: dari situ kamu tahu “perlu jual berapa dulu” sebelum usaha benar-benar menghasilkan untung.

Rumus BEP yang dipakai kalkulator ini

BEP (unit) = Biaya Tetap ÷ (Harga Jual − Biaya per Unit)

Selisih harga jual dan biaya per unit disebut margin kontribusi - besarnya untung tiap satu unit terjual. Biaya tetap dibagi angka ini = berapa unit perlu terjual untuk menutup semua biaya tetap.

BEP (rupiah) = Biaya Tetap ÷ Rasio Margin Kontribusi

Untuk usaha yang produknya banyak jenis & beda-beda harga (toko kelontong, retail), lebih masuk akal berpikir “perlu omzet Rp berapa” daripada “berapa unit”. Kalkulator ini menampilkan keduanya. Rasio margin = (harga − biaya) ÷ harga.

Contoh untuk 3 jenis usaha

Rumusnya sama untuk semua usaha - yang beda cuma istilahnya. Berikut contoh nyata:

🍱 Kuliner - catering nasi kotak

Biaya tetap Rp3.000.000/bln. Satu kotak dijual Rp25.000, modal bahan Rp15.000 (untung Rp10.000/kotak).

BEP = 3.000.000 ÷ 10.000 = 300 kotak/bulan (≈ 10 kotak/hari), atau setara omzet Rp7.500.000/bulan.

🛍️ Retail - toko baju

Biaya tetap Rp5.000.000/bln. Rata-rata baju dijual Rp100.000, modal kulakan Rp60.000 (untung Rp40.000/baju).

BEP = 5.000.000 ÷ 40.000 = 125 baju/bulan (≈ 4-5 baju/hari), atau setara omzet Rp12.500.000/bulan.

💈 Jasa - laundry kiloan

Biaya tetap Rp4.000.000/bln. Rata-rata sekali cuci ditarif Rp30.000, biaya (deterjen, listrik, air) Rp12.000 (untung Rp18.000/transaksi).

BEP = 4.000.000 ÷ 18.000 = 223 transaksi/bulan (≈ 7-8/hari), atau setara omzet ≈ Rp6.700.000/bulan.

Pertanyaan yang sering ditanya

Apa bedanya biaya tetap dan biaya variabel?

Biaya tetap tidak berubah walau jualan ramai atau sepi (sewa, gaji, listrik langganan). Biaya variabel naik-turun ikut produksi (bahan baku tiap unit).

Kenapa hasilnya “rugi tiap penjualan”?

Kalau harga jual lebih rendah dari modal per unit, tiap barang terjual malah menambah rugi - BEP tak bisa dihitung. Naikkan harga jual dulu supaya ada untung per unit.

Biar BEP-mu update otomatis, bukan hitung manual

Karokulo Lancar catat pesanan dari WhatsApp, pisahkan modal & untung, lalu hitung balik modal otomatis dari data nyata. Cukup dari HP.

Mulai gratis 10 hari

Alat lain: Kalkulator HPP (modal & harga jual)